
HarianUtama Pekanbaru – Inflasi bulanan atau Month to Month (MtM) di Kota Pekanbaru, Riau, di akhir Juni 2024 mengalami kenaikan sebesar 0,01 persen dari inflasi akhir Mei 0,52 persen.
Sementara untuk inflasi tahunan (Year on Year) mengalami penurunan. Yang mana pada periode Mei 2024, inflasi YoY di Pekanbaru berada di angka 3,39 persen. Sedangkan periode Juni 2024, inflasi YoY 3,12 persen.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut menyampaikan, inflasi bulanan yang naik 0,01 persen di akhir Juni lalu masih dipicu akibat naiknya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.
Untuk itu, kata dia, ketersediaan bahan pokok akan menjadi perhatian pemerintah kota setempat guna mengendalikan inflasi.
Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan seperti menjamin ketersediaan pasokan, serta melakukan komunikasi dengan daerah penghasil bahan kebutuhan pokok.
“Daerah penghasil kita kan dari daerah Sumatera Barat. Sepanjang kondisi cuaca normal, harganya juga normal,” ucap Ingot, Selasa (2/7/2024).
Namun jika terjadi bencana alam semisal banjir dan longsor, hal itu tentu berpengaruh terhadap pasokan sehingga mempengaruhi harga di pasaran.
Selain itu, terang Ingot, aksi penimbunan barang di gudang-gudang bahan pokok juga harus diawasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
“Supaya tidak terjadi penimbunan-penimbunan, Disperindag sesuai tupoksi melakukan pengawasan,” pungkasnya.***

More Stories
PJJ PAUD Hingga SMP di Pekanbaru Diperpanjang Sampai 17 Oktober
Hotel Dafam Pekanbaru Hadirkan “October Weekday Deal”, Menginap Nyaman Mulai dari Rp498.950
STIMIK Indragiri Pekanbaru Gelar Wisuda Akbar ke-V, LLDIKTI XVII Dorong Target Akreditasi Unggul