
HarianUtama Pekanbaru – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai membangun Jembatan Perawang di Selat Akar, Kepulauan Meranti, Riau yang roboh pada tahun 2023 lalu.
Robohnya jembatan Perawang lantaran tiang penyangga utama keropos akibat air laut. Jembatan roboh pada Agustus tahun 2023.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, M Arief Setiawan.
“Jembatan Perawang di Kepulauan Meranti sudah mulai proses pembangunan saat ini. Ditargetkan pembangunan selesai Desember 2024,” kata Arief.
Dia mengatakan, untuk pembangunan jembatan Perawang tersebut pihaknya mengalokasikan anggaran sebesar Rp33 miliar.
“Anggarannya untuk jembatan Perawang lebih kurang Rp33 miliar. Di Meranti ada dua jembatan yang roboh, satu lagi Jembatan Panglima Sampul di Kecamatan Tebingtinggi Barat,” sebutnya.
Untuk jembatan Panglima Sampul sendiri, sebut Arief, bakal dibangun pada tahun 2025. Sedangkan untuk revisi DED nya awalnya akan dimasukkan di anggaran sudah dilakukan di pergeseran.
“Jembatan Panglima Sampul ini kita bangun tahun depan. Itu anggarannya lebih kurang Rp85 miliar lebih. Itu kita bangun jembatan baru, karena jembatan lama tidak bisa dipakai lagi,” tutupnya. (mcr)***

More Stories
PJJ PAUD Hingga SMP di Pekanbaru Diperpanjang Sampai 17 Oktober
Hotel Dafam Pekanbaru Hadirkan “October Weekday Deal”, Menginap Nyaman Mulai dari Rp498.950
STIMIK Indragiri Pekanbaru Gelar Wisuda Akbar ke-V, LLDIKTI XVII Dorong Target Akreditasi Unggul