
HarianUtama Pekanbaru – Walikota Pekanbaru Agung Nugroho, mulai akhir tahun ini menjanjikan tambahan insentif untuk kader posyandu di 15 kecamatan setempat.
Tambahan insentif ini sebagai bentuk apresiasi atas peran kader posyandu yang dinilai semakin berat dan strategis dalam membantu Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyukseskan berbagai program yang dijalankan.
Sejauh ini, kata Agung, kader posyandu telah terlibat aktif dalam pelaksanaan program seperti Zero Putus Sekolah dan Zero Stunting. Di dua program ini, kader posyandu menjadi harga terdepan.
“Kalau dulu mungkin kader posyandu ini bukan garda terdepan. Di zaman saya dengan Wakil Walikota Markarius Anwar, kader posyandu itu adalah garda terdepan yang membantu pemko,” ujarnya, Jumat (2/10/2026).
Disampaikan Agung, laporan dari kader posyandu diperlukan sebagai bahan pembanding dengan data baik yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait maupun kecamatan dan kelurahan.
“Jadi saya sangat terbantu sekali dengan para kader posyandu ini. Tentu ada perimbangan laporan, baik dari kantor kecamatan maupun kelurahan. Sehingga, data dan informasi tidak bisa dimanipulasi,” tegasnya.
Atas peran tersebut, Pemko Pekanbaru bakal menambah insentif kader posyandu dan diharapkan sudah terealisasi di akhir 2026 ini.
“Mudah-mudahan di akhir tahun ini sudah mulai berjalan. Nanti mungkin di dua bulan terakhir kami mulai. Kemudian untuk tahun depan sudah kami sesuaikan,” tutup Agung.***

More Stories
Hotel Dafam Pekanbaru Hadirkan “October Weekday Deal”, Menginap Nyaman Mulai dari Rp498.950
STIMIK Indragiri Pekanbaru Gelar Wisuda Akbar ke-V, LLDIKTI XVII Dorong Target Akreditasi Unggul
Hotel Kelas Melati Rawan jadi Tempat Prostitusi, Wawako Markarius: Rp200 Ribu Bisa Nginap